Minggu, 04 Mei 2014

Manusia dan Kebudayaan

(Hubungan Manusia dan Kebudayaan Lampung)
Oleh Frisca Idviosa (1A112045)
Kelas 4KA37

Manusia di dunia mempunyai peranan yang unik dan dipandang dari banyak segi. Hakekat manusia itu adalah sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh, makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna jika dibandingkan dengan makhluk lainnya, mahluk biokultural yaitu mahluk hayati yang budayawi, mahluk ciptaan Tuhan yang terikat dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

Apabila kita berbicara tentang kebudayaan, maka kita langsung berhadapan dengan pengertian istilahmya. kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai "segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya".

Pada pembahasan ini akan dikhususkan pada kebudayaan lampung. Dalam kehidupan sehari hari masyarakat daerah Lampung yang plural menggunakan bahasa untuk berkomunikasi sehari-harinya, ada yang menggunakan bahasa Indonesia, Jawa, Sunda. Bahasa Bali, bahasa Minang dan bahasa setempat yang di sebut dengan bahasa Lampung. Bahasa daerah Lampung di bagi dua bagian yaitu dialek A (API) dan O(nyo), dua dialek ini di pakai orang Lampung A untuk daerah pesisir dan O untuk daerah tengah, Namun sayangnya karena minim nya masyarakat Lampung yang menggunakan bahasa sendiri, bahasa seharusnya menjadi budaya Lampung ini kian tenggelam diantara bahasa-bahasa lain, seperti bahasa pendatang dari pulau jawa. Disamping hal tersebut pihak pemerintah juga kurang begitu memperhatikan bahasa daerah Lampung, instansi pendidikan, dan kebanyakan orang tua yang ada di Lampung juga enggan berbicara bahasa daerah Lampung kepada anak-anak mereka. 

Mengenal pakaian tradisional adat Lampung. Lampung merupakan Satu provinsi yang berada paling selatan di Pulau Sumatera. Provinsi Lampung telah lama dikenal sebagai daerah penghasil kain tapis , yaitu semacam kain tenun yang bersulam benang emas. Dari kain inilah biasanya tercipta pakaian adat Lampung yang sangat indah. Pada saat ada upacara ada di Lampung, misalnya acara perkawinan, kain tapis yang di penuhi dengan sulaman benang emas dan bermotif yang sangat indah adalah bagian kelengkapan untuk busanan adat daerah Lampung. Propinsi Lampung memiliki beraneka ragam jenis musik dan tari, mulai dari jenis tradisional hinggal modern. Salah satu jenis music daerah Lampung yang masih bertahan sampai sekarang adalah Klasik Lampung. Sementara untuk Jenis tarian yang menjadi asset budaya Provinsi Lampung adalah tari Sembah dan Tari Melinting (saat ni nama Tari Sembah sudah dibakukan menjadi Sigeh Penguten).


Semua kebudayaan di Indonesia itu unik dan Indah, semuanya perlu dilestarikan, begitu juga dengan kebudayaan lampung, harus dilestarikan terutama dari sisi bahasa yang kalau saya lihat sudah mulai terkikis dengan adanya pendatang dari pulau jawa khususnya dimana letak provinsi lampu memang dekat dengan pulau Jawa. Aksara dan bahasa lampung itu Indah, mari kita sebagai orang yang bersuku lampung lestarikan dan pertahankan bahasa lampung di tanah lampung.
Sumber : 


http://triesnajuhari.blogspot.com/2013/03/keragaman-budaya-daerah_2797.html
http://apid.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/18431/bab2-manusia_dan_kebudayaan.pdf



Tidak ada komentar:

Posting Komentar